Bandar Dadu Ditikam Hingga Kritis
Posted By admin Posted On

Bandar Dadu Ditikam Hingga Kritis

Bermain judi memang merupakan sebuah kegiatan yang sangat seru apalagi jika sampai berhasil menang hingga berkali-kali. Permainan judi memang seolah tak pernah sepi pemain meski pemerintah sudah jelas melarang kegiatan tercela ini. Hampir di semua jenis permainan judi memiliki Bandar yang tugasnya memimpin permainan atau bahkan terkadang pun ikut serta bermain. namun apa jadinya jika saat permainan judi berlangsung pemain judi dan Bandar dadu justru terlibak percekcokan hingga salah satunya harus menuai dampaknya? Hal ini terjadi baru-baru ini dimana ketika dua orang sedang bermain judi dan salah satunya ditikam hingga kritis.

September kemarin, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan digegerkan oleh peristiwa penikaman yang terjadi saat bermain judi. Diketahui bahwa peristiwa tersebut menimpa seorang Bandar judi dadu bernama Amin atau Lateleng usia 40 tahun. Korban ditikam dan ditebas dengan menggunakan badik hingga terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena lukanya yang cukup parah. Betapa tidak korban harus mengalami kritis usai penikaman tersebut. Parahnya lagi, penikaman dilakukan oleh rekan sepermainan korban sendiri dan terjadi ketika permainan judi tengah berlangsung.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika, korban tengah bermain dadu bersama dengan rekannya, Andi Bunga usia 43 tahun di jalan Poros Soppeng, Kelurahan Baula, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sidrap, sebelum terjadi penikaman. Penikaman bermula ketika keduanya sedang asyik bermain judi dadu dan kemudian terjadi sebuah percekcokan antara sang korban dengan tersangka. Tak hanya cekcok biasa, keduanya pun terlibat keributan dan secara kebetulan, pelaku yang tengah membawa badik saat itu langsung mengeluarkannya dan tanpa piker panjang menghunuskannya ke tubuh korban hingga berulang kali.

Kemungkinan pelaku merasa tersinggung akibat perkataan dan perilaku korban saat sedang bermaiin judi jenis dadu, yang mana korban kala itu bertindak sebagai Bandar judi. Hal ini pun diungkapkan oleh AKP Benny Pornika. Kejadian yang geger di kalangan masyarakat tersebut pun langsung ditangani Unit Reskrim Polsek Dua Pitue Sidrap dan seluruh aparat menuju ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tak membutuhkan waktu lama, proses pencarian pelaku yang dilakukan kurang dari 24 jam pun berhasil membuahkan titik terang. Pelaku ditangkap dan langsung menjalani pemeriksaan di Polsek Dua Pitue.

Selama proses pemeriksaan, ternyata pelaku cukup cooperative, dimana dirinya mengakui bahwa telah menikam korban dengan menggunakan badik yang dibawanya saat itu. Pelaku juga mengaku bahwa awal mula penganiyaan tersebut disebabkan oleh sikap korban yang membuatnya tersinggung selama bermain judi dadu online padahal korban menjadi Bandar judi saat itu. Tanpa piker panjang lagi akhirnya pelaku meraih badiknya dan membuat korban terkapar akibat luka tikaman yang dilakukannya.

Kondisi korban usia mengalami penikaman oleh rekan judinya kala itu memang cukup parah apalagi banyak luka tebas yang dialami korban. Beberapa bagian tubuh yang terkena tebasan pelaku diantaranya telapak tangan, paha dan betis sebelah kiri. Akibatnya korban harus melakukan perawatan secara intensif di rumah sakit hingga kondisinya membaik kembali.

Bukan hanya dikenai hukuman atas penikamannya terhadap rekan sendiri, pelaku kemungkinan juga akan dikenai hukuman atas perjudian yang dilakukannya. Bisa dibilang sudah jatuh tertimpa tangga pula. Karena itulah sebelum melakukan hal yang dilarang hukum bahkan hingga melukai orang lain seharusnya dipikirkan dua kali lagi. Kalau sudah terjadi, pastilah hanya kerugian yang didapatkan.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *